Sejarah Singkat

Ma'had Tahfidz Al-Qur'an (Pesantren Menghafal Al-Qur'an) DARUL MUNIR merupakan salah satu unit program yang dibentuk oleh Yayasan Assabilul Munir.

Yayasan Assabilul Munir berupaya melakukan kegiatan-kegiatan yang sekiranya bisa memberi manfaat bagi umat islam maupun menjadi bagian karakteristik Islam yang rahmatan lil'alamin. Minimal bagi masyarakat yang terlibat langsung denga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Yayasan.

Selanjutnya, disusunlah bentuk-bentuk kegiatan yang mengimplementasikan maksud tersebut. Dalam perkembangan selanjutnya Yayasan menfokuskan diri pada pembinaan dan pendidikan yang bercirikan dan berbasis pada tahfidz Al-Qur'an (menghafal Al-Qur'an). Tujuannya agar lebih efektif dalam upaya berkhidmat pada ummat.

 Pada tahun 2009, dimulai program Tahfidz Al-Qur'an untuk anak-anak usia dini (sekitar usia 6-12 tahun) yang dikemas berupa Pelatihan Menghafal Al-Qur'an (PMA Assabilul Munir). Setahun kemudian, tahun 2010, dimulai program Pendidikan Membaca dan Menghafal Al-Qur'an untuk Ibu-ibu yang dilengkapi dengan kajian Ulumul Qur'an dan Majelis Ta'lim Ibu-ibu.

Tahun 2011 ini, Yayasan melangkah lebih dari serius untuk mempersiapkan kader-kader potensial guna menyongsong pengembangan unit program Yayasan yang lebih luas, seperti mendirikan unit pendidikan formal mulai tingkat TK, SD, SMP, SMU hingga Perguruan Tinggi. Maka didirikanlah Ma'had Tahfidz Al-Qur'an DARUL MUNIR yang salah satu programnya adalah Tahfidz Al-Qur'an untuk remaja yakni bagi lulusan Ma'had/SMU/SMA atau yang sederajat. Peserta didik juga akan dibekali keterampulan penguasaan Teknologi Informatika. Harapannya, lulusan Ma'had ini pada awalnya memiliki basis yang menjadi ciri khas dalam 2 hal, yakni seorang yang Sholih Hafidzul Qur'an dan ahli dalam bidang Teknologi Informatika.

 Atasa kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala, Yayasan juga mengharap program pendamping bagi program pendidikan. Diantaranya dengan mendirikan usaha (perusahaan) di bidang bisnis. Saat ini telah bergulir secara serentak beberapa perusahaan yang tersebar di Kota Bekasi, Cikarang dan Cisarua. Mudah-mudahan usaha ini akan terus berkembang di masa yang akan datang.

Sehingga semenjak awal, Yayasan berusaha membangun kemandirian berwirausaha dalam pelaksanaan programnya. Misalnya, setiap unit program pendidikan, para peserta didik tidak dipungut biaya apapun. Bahkan Yayasan menyediakan bea siswa bagi mereka yang  berprestasi atau sesuai dengan standar yang kami tetapkan.

Selain melaksanakan kegiatan yang dikelola sendiri, Yayasan juga mensupport beberapa program yang diselenggarakan oleh lembaga/Yayasan/DKM lain.